Saturday, January 12, 2008

Review Ko'ddala' tentang Blog DaengGassing.com

Blog yang baik menurut saya adalah blog yang menjadi media untuk menyalurkan segala potensi, ide, hobi, dan segala uneg-uneg si blogger sehingga blog itu benar-benar mampu menggambarkan bagaimana si pemilik blog itu sebenarnya. Saya sendiri malah cenderung kurang menyukai blog yang bertema tunggal (walaupun sungguh sangat benar-benar tidak ada salahnya memiliki blog dengan tema tunggal) seperti blog tentang artis saja, atau blog tentang desain saja, atau blog tentang IT saja. Menurut saya, blog yang bertema tunggal seperti itu akan ‘mengekang’ si blogger, sehingga si pembaca tidak bisa benar-benar tau tentang si blogger itu sebenarnya. (tapi sungguh, pernyataan ini bersifat sangat subjektif dari seorang saya. – hehehehe --)

Nah, daripada saya berlama-lama membahas pandangan saya tentang blog yang baik menurut saya, lebih baik saya membahas blog seorang bapak muda, seorang karyawan yang taat, pecinta musik dan sepakbola, serta penyayang keluarga, dan pemenang award Blog Favorit Angingmammiri 2007 : Syaifullah Daeng Gassing, yang beralamat di www.daenggassing.com. (sebelumnya : http://love-and-trust.blogspot.com)

Saya sangat setuju kalau orang mengatakan, “jangan menilai sebuah buku dari sampulnya” (bahasa kerennya,“don’t judge a book by it’s cover”). Namun jika kemudian sedikit ditransformasi dari konteks buku ke dalam konteks blog, sehingga berbunyi, “don’t judge a blog by it’s template”, saya sangat tidak setuju, terutama jika dihubungkan dengan blog daenggassing.com.

Kok?

Ya iya, lah. Template adalah salah satu elemen penting dalam sebuah blog. Dan terkadang beberapa bagian dalam template itu adalah hasil karya pribadi (desain) si pemilik blog. Nah, jika memang demikian, maka template blog itu menjadi sebuah elemen yang menggambarkan ‘si bloggernya itu bagaimana, sih?’. Dan itu penting.

Pada blog daeng gassing sendiri, pada beberapa waktu terakhir ketika saya mengunjungi blognya, saya selalu di sambut dengan tampilan header yang sudah beberapa kali mengalami perubahan desain. Pekan yang lalu misalnya, seingat saya tampilan headernya adalah skuter Vespa dengan teknik desain tracing (vector). Dan pekan-pekan sebelumnya saya mendapati gambar vector Daeng Gassing beserta anaknya, dan sekarang headernya menampilkan gambar (ilustrasi?) seorang laki-laki yang sedang melamun. Saya pikir, rasanya tidak mungkin Daeng Gassing meminta tolong kepada orang lain untuk didesainkan gambar header baru setiap pekannya. Jadi, saya pikir Syaifullah adalah orang yang hobby, berminat, atau berbakat di bidang desain grafis, khususnya seni tracing dan vector. (apalagi setelah didukung oleh pengamatan saya terhadap beberapa karya desain grafisnya yang dipublikasikan di blognya yang lain seperti di Multiply dan blogspot).

Dari blognya, saya juga melihat Daeng Gassing adalah seorang yang memiliki minat yang lain selain desain, yaitu tulis menulis. Ia menjadikan blognya sebagai media untuk menyalurkan segala ide yang mungkin ada di kepalanya, terutama tentang kondisi kota Makassar dalam bentuk tulisan-tulisan khas seorang citizen journalism. Usut punya usut, ternyata Daeng Gassing sudah beberapa kali menulis di situs citizen journalism yang banyak membahas tentang kota Makassar dan Sulawesi Selatan. Dan blognya benar-benar dimanfaatkan untuk itu.

Contoh tulisannya tentang kondisi kota Makassar adalah tulisan bertanggal 8 Januari 2008, dengan judul Makassar, akankah lebih manusiawi?. Di tulisan itu Daeng Gassing sedikit bercerita tentang kondisi kota dan rakyat kecil, serta para pemimpin kota. Mungkin inilah sifat yang dimiliki pejabat kita. Pedih sesaat kala melihat rakyat yang seharusnya dia perjuangkan sedang terseok-seok di pinggir jalan hanya untuk sekedar menyambung hidup hari ini, namun detik kemudian tiba-tiba berubah selayaknya monster yang sedang haus dan lapar. Menerjang semua yang ada di depannya, tulisnya.

Tidak hanya itu. Melalui blognya, Daeng Gassing juga menunjukkan bahwa ia adalah seorang penikmat buku-buku berkualitas. Terlihat dari beberapa review dan cerita-ceritanya yang dituangkan ke dalam blognya tentang buku yang baru ia baca. Salah satunya adalah tulisan yang berisi review yang ia buat tentang buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, kemudian disusul oleh cerita-cerita dan pengalamannya membaca trilogi Laskar Pelangi itu.

Yang lainnya, blog ini juga menampilkan Daeng Gassing sebagai penikmat musik dan penggemar grup musik Pearl Jam. Tidak percaya? Lihat saja di beberapa arsipnya. Anda akan temukan banyak sekali tulisan mengenai Pearl Jam.

Hmm, kesimpulan saya, ini adalah blog luar biasa dari seorang yang luar biasa tentang tentang dirinya luar biasa.

1 comment:

Ipul said...

hmmmm....
kenapa sy tiba2 tersanjung membaca postingannya Mus..?, hahahaha..

thank you partner..
sama sperti tag line blogmu Mus, evebody is learning..
sy juga masih dalam tahap belajar..belajar untuk lebih baik..

btw, sy bukan karyawan yg taat lho..bahkan sy termasuk karyawan yg nakal..buktinya, jam kantor lebih banyak sy manfaatkan untuk browsing..hahahaha...ssssttt..jangan ribut..:)